25 September 2009

Lentera Kehidupan DAAI TV 25 September 2009


Lentera Kehidupan DAAI TV 25 September 2009
人間菩提 20090923

Perdana Tayang Jumat, 25 September 2009
Senin/Minggu Tayang Perdana : 19.00
Senin/Minggu Rerun : 05.45, 08.00, 10.30, 14.00, 22.00

大山養息 ‧鄉民安定
Alam Memulihkan Diri dan
Warga Hidup Tenang

Tema:
Tuan Sun adalah salah satu korban bencana Topan Morakot. Dulu, ia dan anak-anaknya tinggal di pegunungan sementara istrinya bekerja di Tainan. Demi keselamatan mereka, Tuan Sun tak berani lagi kembali tinggal di pegunungan. Ia memutuskan untuk pindah ke Tainan . Namun, ia mengkhawatirkan satu hal. Ia berkata bahwa saat tinggal di pegunungan, bila tak memiliki uang, mereka bisa memetik sayur-mayur untuk dimakan. 

Tapi bila pindah ke dataran rendah, mereka takkan bisa hidup tanpa uang. Perasaan Tuan Sun ini juga dirasakan oleh sebagian besar korban bencana lainnya. Terlebih lagi, untuk meninggalkan pegunungan yang telah mereka huni selama beberapa generasi, sungguh adalah keputusan yang sangat sulit.

Sebuah penelitian terhadap 64 perkampungan warga asli di wilayah pegunungan mengungkapkan bahwa ada 33 perkampungan yang tak layak huni, 12 perkampungan cukup aman, sedangkan sisanya tak sepenuhnya aman.

Siaran berita melaporkan bahwa ada seorang wanita yang bekerja sebagai kuli bangunan demi menghidupi keluarganya. Saat sedang memperbaiki jalanan di tepi gunung, tiba-tiba terjadi tanah longsor, dan jiwanya pun tak terselamatkan. 

Peristiwa ini terjadi di Miaoli yang termasuk dalam Deretan Pegunungan Tengah Taiwan . Sebagian insan Tzu Chi masih berada di wilayah selatan Taiwan . Mereka tak hentinya menjelaskan tentang proyek pembangunan desa kepada para korban bencana. Para arsitek pun terus mendiskusikan rencana tersebut dengan para warga asli tersebut. 

Juga ada sekelompok insan Tzu Chi yang mendampingi anak-anak di berbagai sekolah setelah sekolah mereka rusak akibat gempa. Para guru dari Asosiasi Guru Tzu Chi juga membimbing mereka dalam pelajaran. Sedangkan sekelompok insan Tzu Chi lainnya pergi ke tempat-tempat pengungsian untuk memperhatikan dan menghibur para korban bencana. 

Insan Tzu Chi berbagi tugas, namun mereka bersatu hati dalam usaha memulihkan luka batin para korban bencana. Sementara di 52 negara lainnya, insan Tzu Chi melakukan penggalangan dana dan berdoa setiap hari agar kondisi Taiwan bisa segera pulih kembali sehingga warga dapat hidup tenang.  

Intisari Lentera Kehidupan DAAI TV 25 September 2009

大山之危需養息
受災鄉民需安定
致力重建希圓滿
揮別傷慟續關懷

Alam membutuhkan waktu 
untuk memulihkan diri

Para korban bencana 
mendambakan hidup yang tenang

Merencanakan pembangunan desa 
yang sesuai dengan kebutuhan warga

Insan Tzu Chi terus memperhatikan 
dan menghibur korban bencana


Tidak ada komentar:

Posting Komentar